Infaq dan Sedekah dari Yang Baik

Para sahabat Baznas, tahukah anda keutamaan tentang Infaq dan Sedekah dari usaha yang baik? Yuk disimak sedikit tulisan yang Insyallah bisa membuka hati dan fikiran kita untuk lebih bersemangat berinfaq dan bersedekah,,

Berdasarkan hadist nabi , bahwa untuk menunaikan ZIS agar ditunaikan dari usaha yang baik dan disunahkan menyalurkan secara sembunyi-sembunyi, untuk penjelasannya sbb :

1.INFAQ SEDEKAH DARI YANG BAIK

Allah SWT tidak menerima sedekah hamba-Nya kecuali dari hasil usaha yang baik. Sedangkan yang bersumber dari usaha yang tidak baik, maka tidak akan pernah diterima oleh-Nya. Sebagaimana Dia telah berfirman :

“Perkataan yang baik dan pemberian yang ma’ruf adalah lebih baik dari sedekah yang diiringi sesuatu yang menyakitkan perasaan si penerima. Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun” ( Al BAqarah: 263)

Dari Abu Hurairah r.a, bahwa Rosullulloh bersabda : “ Barang siapa bersedekah dengan sebutir kurma yang dihasilkan dari usaha yang baik, karena Allah tidak menerima kecuali yang baik, maka sesungguhnya dia akan menerima sedekah itu dengan tangan kanan-Nya. Lalu memelihara nya untuk orang yang bersedekah, seperti halnya seseorang di antara kalian memelihara anak kuda atau anak onta nya sehingga sebesar gunung uhud” (HR Bukhari)

2.SUNNAT MENGELUARKAN ZAKAT SECARA SEMBUNYI-SEMBUNYI

Ibnu Hazim mengatakan : “memperlihatkan sedekah yang wajib maupun yang sunnat tanpa bermaksud riya’ merupakan suatu hal yang baik. Akan tetapi melakukannya secara sembunyi-sembunyi merupakan suatu hal yang lebih afdhal dan itulah yang menjadi pendapat para sahabat kami”

Sedangkan Imam Malik mengatakan : “Menyiarkan zakat yang wajib adalah lebih afdhal”

Allah SWT berfirman : “Jika kalian menampakkan sedekah kalian,maka hal itu adalah baik. Sedang apabila kalian tidak menampakkannya dan kalian berikan kepada orang orang fakir maka hal itu lebih baik bagi kalian” (Al Baqarah : 271)

Dari Abu Hurairah, ia berkata, nabi pernah bersabda :

“Tujuh golongan yang akan dilindungi oleh Allah pada hari dimana tidak ada perlindungan selain dari –Nya, yaitu Imam yang adil, pemuda yang senantiasa beribadah kepada Allah, orang yang hatinya bertaut di masjid-masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah dimana keduanya berkumpul dan berpisah karena –Nya, orang laki-laki yang diajak untuk berzina oleh wanita yang mempunyai kedudukan dan cantik akan tetapi ia menjawab nahwa sesungguhnya aku takut kepada Allah , orang yang mengeluarkan zakat secara sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya dan orang yang ingat kepada Allah di tempat yang sunyi lalu kedua matanya berlinangan air mata” (HR Bukhari Muslim dan Malik)

Demikian semoga bermanfaat untuk lebih semangat menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) , rukun Islam yang ketiga.

Hits: 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *